·        Functional DesignE-keraktelor didesaindengan mengutamakan konservasi budaya lokal yang dikemas dalam tekonologimodern. ·        Production DesignPenulis memproduksi e-keraktelordengan menggunakan cara dan metode yang masih tradisional, sehingga masihterjaga nilai budayanya. 4.3.4Pilot Run and Final TestSebelum dipasarkan tentu kita perlu menguji apakah produk yang kita buat ini benar-benar layak atau tidak.

Dalam tahap ujicoba, Tim e-keraktelor akan melakukan test terhadap beberapa masyarakat Jakarta dan menanyakanlangsung apa saja kekurangan dari produk yang kami tawarkan.  4.3.5New Product LaunchDalam hal ini, e-keraktelorsudah siap untuk dipasarkan karena telah melalui tahap final test.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 ·        Nilai produkEsensi kualitas produk adalah seberapa baik produkyang dihasilkan dari upaya pengembangan dan dapat memuaskan kebutuhanpelanggan. Kualitas produk pada akhirnya akan mempengaruhi pangsapasar dan menentukan keputusan pembelian oleh konsumen. Kualitas produkdalam aplikasi “e-keraktelor” adalah bagaimana proses perancangan ide hinggapembuatan makanan dapat terjaga kualitas, kebersihan, dan cita rasanya.

·     StrategiPengembangan produkLangkahawal kami dalam mengembangkan produk kami adalah dengan melakukan pengenalanproduk di lingkungan sekitar Universitas Bakrie, diantaranya;•           Kantin Kampus UniversitasBakrie•           Kantin Plaza Festival•           Kantin UKM Nyi Ageng Serang(PUJASERA)Selanjutnyakami berupaya untuk terus berinovasi dengan cara menambah varian rasa, perbaikan kemasan dll. Terlebih kami juga akan mencoba memadukan dengan berbagai saran dalam perbaikan produk.Selain itu, kami akan memperluas jangkauan pasar kami khususnya di wilayahJabodetabek, dan bermitra dengan start-up lain dimana akan memicu munculnya hubungan yangpositif dan saling menguntungkan.BAB VSIMPULAN DAN SARAN5.1 Simpulan            Berdasarkanpembahasan butir 4.

1, adalah analisis marketingmix yang dilakukan oleh e-keraktelor. Analisis tersebut menggambarkan bahwabisnis e-keraktelor adalah bisnis yang sangat siap untuk dikembangkan. Hal ituterbukti dari e-keraktelor yang memenuhi seluruh unsur marketing mix 4P.Sehingga kesiapan tersebut merupakan modal yang penting bagi e-keraktelor yangakan memulai start-up.            Pada butir 4.2, membahas strategi digital marketing “AIDA + Go-Food”.

Konsep tersebut adalah konsep yang penulis kembangkan sendiri, AIDA terdiridari tiga fokus kekuatan internet yaitu website,email, dan social media. Sedangkan Go-Food adalah kerjasamae-keraktelor dengan perusahaan jasapengiriman makanan. Untuk memenuhi permintaan calon konsumenyang jauh dari Jakarta, penulis menawarkan solusi berupa kerjasama mitra melaluisistem joint venture untuk start-up e-keraktelor di daerah-daerahstrategis.            Pada butir 4.3, dapat disimpulkanbahwa e-keraktelor memenuhi seluruh unsur dalam design process.

 5.2 Saran            Parapelaku UMKM yang mengalami masalah serupa dapat mengambil konsep baik marketing mix analysis maupun AIDA+ Go-Food pada penelitian ini. Haltersebut bertujuan agar total UMKM di Indonesia dapat mengoptimalkan potensinyamenjadi bisnis yang jauh lebih berkembang khususnya dari segi pemasaran.Sehingga dapat memberikan manfaat untuk pemerintah, yakni mewujudkan Indonesiasebagai negara ekonomi digital terbesar di ASEAN tahun 2020 dan mewujudkan UMKMIndonesia dapat bersaing di pasar global.