Becoming informasi yang sedang berkembang. Namun seperti yang

Becoming an Entrepreneur should be ableto see any opportunities that exist, one ofwhich is to develop business opportunities in the fieldof technology. There are lots of business opportunities inthe field of technology especially in the daysof emerging technologies now rapidly. Asfor it of course so that we succeedin our entrepreneur musthave obsessions, creativity, an interesting idea, andsoul that never give up our business in orderto survive and dominate the intended market. 1.    PENDAHULUANPada zamanperkembangan teknologi saat ini, komunikasi dan informasi memberikan dampakyang sangat baik bagi perkembangan sekarang, hal ini dikarenakan dengantingginya perkembangan teknologi menyebabkan manusia dengan mudah mendapatkaninformasi ataupun melakukan komunikasi secara global sehingga kita tidak perlulagi untuk bersusah payah untuk informasi yang sedang berkembang. Namun sepertiyang kita ketahui bahwa walaupun teknologi semakin berkembang belum dapatmengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Padahal banyak sekaliperusahaan-perusahaan besar yang mengguranakan teknologi dalam menyebarkaninformasi terkait lowongan pekerjaan perusahaan tersebut.Akan tetapi keadaanini, masih belum dapat dimaksimalkan oleh sebagian orang yang belum mempunyaipekerjaan untuk memanfaatkan perkembangan teknologi menjadi seorangentrepreneur. Padahal dengan berkembangnya teknologi sangat memudahkan kitauntuk merintis usaha agar menjadi seseorang entrepreneur, saat ini sebagianorang yang masih bingung dengan cara memanfaatkan teknologi agar menjadiseorang entrepreneur, padahal sudah banyak perusahaan-perusahaan yangmemanfaatkan teknologi untuk membangun usahanya, salah satu contoh nya seperti,kaskus, lazada, facebook dan lain sebagainya.Untuk menjadiseorang entrepreneur yang sukses kita harus mampu mengembangkan diri sendirisehingga dapat memunculkan ide-ide orisinil yang menarik dan kreativitas yangunik agar dapat memunculkan hal yang baru sehingga dapat diminati oleh targetpasar yang dituju. Menjadi seorangentrepreneur berarti harus bisa memanfaatkanpeluang dari setiap bisnisnya ataupun orang yang secara terpaksa terjun kedalam suatu bisnis.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Dengan kata lain, seorang entrepreneur harus memilikiambisi yang tinggi sehingga secara tidak langsung mampu membius diri sendiriuntuk bekerja secara terus-menerus sepanjang waktu. Tidak dipungkiribahwa agar mampu bersaing di dunia entrepreneur kita harus juga mempunyai jiwayang pantang menyerah sehingga mampu bersaing dan mampu membuat bisnisnyamerajai pasar yang ada.Adapun itu, banyak orang menjadi seorang entrepreneur di bidangteknologi yang berhasil dan sejahtera tetapi sangat sedikit yang siap untukmenghadapi segala tantangan yang ada dan secara sadar rela mengorbankan hal-halyang mereka cintai demi pencapaian tujuan tersebut.1.1    Tujuan dan Rencana Menjalankan bisnis tentu menjadi harapan semua orang, namunagar mampu menjalankan bisnis dengan sukses tentu saja memerlukan obsesi, ideyang kreatif, ambisi yang kuat, jiwa yang pantang menyerah agar mampu bersaingdengan orang lain, dan juga harus mengambil setiap resiko yang ada. Sebenarnya resiko yang adapun semata matamenguji kesiapan si pelaku bisnis apakah dirinya mampu mengatasi masalahtersebut atau tidak.

Pada akhirnya seorang entrepreneur harus mampu mengukurdiri “Siapakah saya?”, “Sudah sampai mana?” jadi, secara tidak langsung seorangentrepreneur harus memahami posisi dan proses yang sedang dijalankannya.1.2    Tinjauan PustakaMenurutDruker (1956) yang mengatakan ability tocreate the new different (kemampuan dalam manciptakan sesuatu yang baru danberbeda) pengertian itu mengandung maksud bahwa seorang pengusaha di dalamdirinya mengandung untuk dapat menciptakan sesuatu yang baru, yang berbeda denganyang sudah ada sebelumnya.1.3    AnalisisSituasiDenganmelihat berkembangnya teknologi komunikasi diharapkan mampu melihat peluangbahwa memanfaatkan teknologi untuk berbisnis merupakan hal yang cukupmenjanjikan.

Adapun seorang entrepreneur sebelum memasuki dunia bisnis harusmemikirkan beberapa hal, yakni : 1.   Membuatvisi dan misi bisnis Setiaporang yang memulai bisnis tentu harus mengetahui visi dan misi yang akanmenjadi pondasi seseorang untuk tetap fokus pada tujuan bisnis dan organisasidi awal. Dan sering terjadi suatu usaha pada saat mulai berkembang pada tahapselanjutnya mengalami  penurunan karenaorganisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan kemajuan bisnisawal melainkan lebih banyak mencoba menjalankan usaha bisnis yang baru.2.   PerlunyaWinning, Possitive dan Learning attitude untuk menjadi suksesMentalmenjadi kunci keberhasilan atas usaha anda selain daripada pemahaman usahaanda.

There is no over night success sesuatu yang harus ditanamkandaripada setiap calon entrepreneur karena dibutuhkan waktu, sikap pantangmenyerah, proses belajar secara bertahap, dan melihat masalah dengan positifyang tidak mudah membuat patah semangat namun melihat setiap peluang danbelajar dari kegagalan.3.   Pemasaran,Pelayanan, dan Product brand Pemasaranmerupakan ujung tombak usaha bisnis dalam menjual produk atau jasa. Sebagusapapun produk atau jasa tanpa adanya pemasaran yang baik maka akan sangat sulituntuk meningkatkan penjualan atau keuntungan usaha. Di sisi lain tanpapelayanan yang baik kepada pelanggan maka akan sangat sulit suatu usaha untukmemperoleh pelanggan yang loyal yang menjadi kunci dalam perkembangan usaha.Dengan pelanggan yang loyal maka pekerjaan pemasaran akan lebih muda karena pelayananyang baik akan menciptakan product brand yang baik kepada calon konsumenbaru.2.    MetodeMetodemerupakan langkah awal kegiatan yang kita lakukan untuk menjadi seorangentrepreneur untuk menemukan sebuah ide atau gagasan agar terlaksananya bisnisyang akan kita lakukan.

menurutJeffry Timmons dalam buku CreativeManager Entrepreneur terdapat langkah-langkah untuk menemukannya, yakni:1.   adalahmembuat daftar ide usaha.2.   adalahbelajar dari pengalaman kewirausahaan sukses sebagai bahan pertimbangan  atau masukan untuk langkah-langkahkedepannya.3.   adalahmemilih tiga ide usaha. Untuk memilih tiga ide usaha dari sekian banyak ide-ideusaha yang ada.

4.   adalahkonsultasi dengan penasihat (counsellor)untuk meminta saran dan masukan mengenai ketiga ide usaha yang telah dipilih.5.   adalahmemilih satu ide usaha. Langkah ini dilakukan dengan menguji masing-masing ideusaha yang dikaitkan dengan kriteria peluang pasar. (Musrofi, 2008).  2.

1    MemilihRespondenRespondendalam karya ilmiah adalah beberapa orang entrepreneur yang menjalankan bisnisdi bidang teknologi yang memiliki kelayakan sebagai entrepreneur yang cukupsukses karena menjalankan bisnis yang dibangun secara konsisten.2.2    TeknikPengumpulan DataTeknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis didalam sebuah tulisan, karena seperti dalam tulisan, esai ataupun penelitianyang dapat dipertanggunjawabkan harus memilik data yang valid, penulismenggunakan beberapa teknik pengumpulan data selama melakukan proses penulisanini, diantaranya adalah :1.     Studi PustakaDisini penulis menggunakan studi pustaka untuk mencari berbagai dataguna mendukung atau menambah informasi untuk tulisan/paper ini, yaitu :a.      Referensi BukuBeberapabuku yang yang dipakai oleh penulis untuk menguji kelayakan karya ilmiah ini,serta buku juga menjadi acuan penulis untuk mengembangkan hasil karya ilmiahini.

b.     Internet SearchingMerupakansalah alat yang digunakan dalam mencari atau menambah informasi penulis dalammenyelasaikan karya ilmiah ini.  2.     Studi LapanganAdapun studilapangan yang dilakukan oleh penulis, yaitu:a.      WawancaraDalammelakukan sebuah tulisan, sangat diperlukan yang namanya wawancara tujuannyauntuk mendapat data yang sangat valid dan juga menyesuaikan suatu kejadianantara yang penulis angkat dan apa yang ada dilapangan.

b.     Observasi non PartisipanMerupakanupaya yang dilakukan oleh penulis dengan turun ke lapangan dalam mengamatisecara langsung agar mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan terpercayasehingga karya ilmiah ini layak untuk dibaca.3.     Dokumentasi Memuatdata-data pada penelitian sebagai upaya untuk menafsirkan segala hal yangditemukan dilapangan, perlu adanya dokumentasi-dokumentasi dalam berbagaiversi. Studi dokumenter merupakan suatu teknik pengumpulan data denganmenghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambarmaupun elektronik. Dokumen yang telah diperoleh kemudian dianalisis (diurai). 2.3    TeknikAnalisis DataDatayang diperoleh dilapangan kemudian dilakukan analisis melalui tahapan-tahapantertentu.

Setelah di perolehnya suatu data dilapangan yang kemudian datatersebut dianalis agar terdapat pokok permasalan dan bagaimana kitamenyelesaikannya. Adapun tahapan-hapannya sebagai berikut :1.     PengumpulanData (data collection)Data yang sudah di perolehselanjutnya akan disusun dalambentuk tulisan yang berisi serangkaian informasi sesuai dengan tema.setelahdata yang di inginkan dirasakan sudah cukup, kemudian data tersebut di susun agarlebih mudah untuk menyajikannya2.     Reduksi data (data reduction)Kategori dan mereduksi data yaitumelakukan pengumpulan terhadap informasi penting yang tarkait dengan tema,setelah mendapatkan tema yang dirasa cocok dalam menjalankan suatu usaha ,kemudian dipilih dan di seleksi untuk mendapatkan informasi yang paling penting.3.     Penyajian data (data display)Melakukan intepretasi data yaitumelakukan penyajian data dari apa yang di sajikan responden terhadap tema,meyajikan data yang telah di himpun selama proses pengumpulan data mengenaiusaha apa yang akan di laksanakan dan di sajikan kepada responden atau khalayakumum.

4.     Penarikan kesimpulan (conclusion drawing)Penarikan kesimpuan berdasarakansususan tulisan yang telah disusun, sehingga akan menjabarkan hasil analis daridata yang telah di dapatkan. 3.    Hasildan Pembahasan 3.1    HasilDenganmelakukan tahapan yang sudah dijelaskan diatas mengenai dasar pemikiran dansikap yang harus dimiliki seorang entrepreneur agar dapat menjalankan bisnisdengan sukses di masa yang akan datang.

Adapun seorang entrepreneur yang suksesharus memiliki beberapa tahapan dasar, diantara nya adalah : 1.     KreatifitasBerpikir secara kreatif gunamenemukan ide atau gagasan baru dalam menjalankan sebuah bisnis.2.     PantangMenyerahSeorang entrepreneur diharapkantidak menyerah dan mampu bangkit dari segala keterpurukan dan belajar darikesalahan.3.     MampuMelihat PeluangMampu melihat pelung yang adadengan menetukan pasar dan melihat peluang yang mungkin akan berkembang.Memiliki target dan konsep yang jelas dalam melaksanakan bisnis akan diajalani.

4.     MudahBeradaptasiCepat beradaptasi denganlingkungan, hal tersebut harus dimiliki oleh pengusaha muda karena di dalammenjalankan bisnis akan menumkan permasalahan mulai dari yang terkecil sampaiyang terbesar sekalipun maka siapkan mental untuk hal-hal tersebut.5.     TidakMudah PuasSeorang pengusaha muda diharapkan tidak cepat merasa puas dengan apa yang telah di capai karena jikakita sudah merasa puas maka bisnis tersebut tidak akan berkembang lagi untukkedepannya, perbaikin apa yang dirasa kurang dalam bisnis kita, perluasjaringan, dan memulai hal-hal baru. Serta terus belajar kepada para pengusahayang dapat sukses di usia muda sebagai motivasi untuk kita dapat meraihkesuksean yang serupa. 3.

2    PembahasanDari penjelasan yang sudah disampaikan pada tulisan diatas, pembahasanini menurut pada masalah tentang bagaimana menjadi seorang pebisnis di bidangteknologi serta untuk membangun dunia usaha dengan cara seperti apa agar bisamewujudkannya. Saat ini banyak pebisnis membuka usaha yang anti mainstream danitu menjadikan satu daya tarik untuk memikat para konsumen. 3.

2.1  Definisi Pebisnis  Bisnis adalah suatu organisasi yangmenjual barang dagang atau jasa kepada pembeli (konsumen) atau kepada pembisnislainnya untuk mendapatkan untung (laba). Secara historis bisnis merupakan katadari bahasa inggris bussines, yangdari kata “bussy” yang artinya sibukdalam konteks masyarakat, komunitas, ataupun individu. Dalam artian sibukmenjalankan aktivitas yang sedang dan pekerjaan yang sedang berlangsung.

Kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak-pihak swasta untuk mendapatkan keuntungan(profit) untuk meningkatkankeuntungan pemilik perusahaan tersebut. Bisnis sering juga disebutwiraswasta yang artinya sifat-sifat keberanian, keutamaan, keteladanan dalammengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri. Wiraswasta memilikivisi pengembangan usaha sedangkan bisnis mampu terus berkembang dan mencobausaha lainnya. Istilah lainnya yang semakna dengan wirausaha adalah wiraswasta.Istilah wiraswasta lebih sering dipakai dan lebih dikenal daripada bisnis.Padahal, keduanya bermakna sama dan merupakan padanan dari kata entrepreneur.  Pebisnis adalah orang yangmengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usahabaru dan peluang berusaha.

Secara esensi pengertian entrepreneurship adalahsuatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikirdan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnyadan selalu berorientasi kepada pelanggan atau dapat juga diartikan sebagaisemua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas dantanggung jawabnya. Adapun pebisnis merupakan sikap mental dan sifatjiwa yang selalu aktif dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalamrangka upaya meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya. Selain itupebisnis adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dansumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari pebisnis adalah kemampuan untukmenciptakan seuatu yang baru dan berbeda (createnew and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untukmenciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup. Pada hakekatnyakewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauandalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif. Bisnis menurut Brown dan Partelloadalah “Bussiness in an institution which goods and services demanded bypeople”, yang maksudnya bisnis suatu lembaga dimaksudkan untuk menghasilkanbarang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan keuntungan (profit).

  3.2.2  Analisis Pebisnis dan Teknologi Pada dasarnya, bangsa yang maju dilihat dari seberapa banyakjumlah usaha yang ada serta seberapa mampu mereka dalam mengakses teknologi.Proses pembentukan pebisnis berbasis teknologi ini merupakan jawaban dari haltersebut, yaitu untuk meningkatkan akses teknologi dalam masyarakat sekaligusmengembangkan usaha sektor riil yang ada. Semoga pengembangan wirausahaberbasis teknologi ini dapat menjadi salah satu tahapan menuju kemandirianIndonesia. 3.

3   Tabel AnalisisData                  Tabel diatas adalah tabel analisis data yang digunakanoleh penulis, namun teknik ini arahahnya terlihat tidak beraturan karena teknikini bermacam-macam, dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh.Dengan pengamatan yang terus menerus tersebut mengakibatkan variasi data tinggisekali. Data yang diperoleh pada umumnya dalah kualitatif, sehingga teknikanalisis data yang digunakan ini belum memiliki pola yang jelas.

 3.4    InterpretasiPenemuan Secara Logis Interpretasi adalah milik pribadi, sehingga kita tidakperlu dan tidak bias memaksakan interpreatsi kita kepada orang lain. Meskipunbegitu, jika dilakukan secar efektif, interpreatsi dapat pula digunakan untukmeyakinkan orang lain serta dapat mendorong orang lain dalam merubahpandangannya dan juga tingkah laku mereka. Dalam hal ini, interpretasi dipahamisebagai sutau proses untuk menyederhanakan suatu ide yang rumit kemudianmembaginya kepada masyarakat. Interpretasi merupakan bagian dari sebuah gambaranakan informasi. Informasi-informasi yang diterima oleh seseorang akan diubahsesaui simbol yang dimilikinya sehingga menghasilkan sebuah interpretasi.Informasi sangatlah beragam, dapat berbentuk lisan, tulisan, gambar, matematikadan lain sebagainya.

Interpretasi seseorang terhadap suatu hal atau suatuperistiwa dapat berbeda-beda, tergantung dari pengalaman yang dilihat ataupundialaminya. 3.5   Kaitan SumberRujukan  Menurut Justine Longenecker, dalam bukunya kewirausahaan,manajemen usaha kecil, jilid 1, mengatakan bahwa untuk menjadi seorang yangsukses harus berani mengambil segala resiko apapun tidak harus menunggu sesuatutetapi kita yang harus mengejar tujuan yang ingin kita capai. Dari yang disampaikan oleh Justine di dalam bukunya,mengindikasikan jika ingin memantapkan diri sebagai seorang entrepreneur harusbenar-benar siap saat sudah mengambil langkah tersebut.

Jangan pernah melakukansesuatu hal itu dengan setengah-setengah tapi harus yakin dan percaya bahwasegala sesuatu dapat diraih dengan kerja keras yang sudah lakukan, serta hasilpun akan mengikuti alur pencapaian kita.  Pelaku bisnis harus bisa mengendalikan perusahaanserta menjadi contoh pemimpin yang dapat menjadikan dirinya pantas disebutsebagai seorang teladan di bidangnya. Para ahli juga menuturkan, rata-rataorang memiliki kemampuan dalam berbisnis tetapi hanya beberapa yang berani danmampu melakukannya karena orang yang biasanya berani mengambil langkah yangmenurutnya sulit justru merekalah yang tampil sebagai pemenang dalam suatuperburuan. 4.   Kesimpulan  Banyak orangbegitu terobsesi menjadi seorang entrepreneur yang berhasil dan sejahteratetapi sangat sedikit yang siap untuk menghadapi segala tantangan yang ada dansecara sadar rela mengorbankan hal-hal yang mereka cintai demi pencapaiantujuan tersebut.

Obsesi ini juga bisa membius orang untuk bekerja secaraterus-menerus sepanjang waktu.  Hal ini bisamenguntungkan atau merugikan, tergantung pada aspek apa yang kita gunakan. Nahbagi Anda yang belum terjun ke dunia entrepreneur, ada baiknya Anda mengetahuisisi positif dan negatif sebagai entrepreneur. Alih-alih sebagai penyurutsemangat Anda untuk menjadi entrepreneur, jadikanlah ini sebagai bekal untukmengantisipasi gaya hidup yang harus Anda adopsi saat menjadi entrepreneurkelak.  5.

   Referensi  kewirausahaan teori, Geoffrey Meredith, Penerbit Binaman Pressindo,Jakarta, 2000 Ajzen, I. (2005). Attitude, Personality and BehaviorSecond Edition. Milton-Keynes England: Open UniversityPress/McGraw Hill Musrofi, M.

(2008) Creative, Manager, Entrepreneur;93 Teknik kreatif otak kanan dan otak kiri. Jakarta: Elex Media Komputindo.