Kemampuan video membuat media sosialmulai dilirik sebagai media

Kemampuan media sosial dalam menjangkau khalayak banyak dan mampu membagikan informasi dalam bentuk audio maupun video membuat media sosialmulai dilirik sebagai media periklanan dan kampanye. Teknologi dan perangkatmedia sudah memasuki aspek kehidupan, dengan media sosial interaksimasyarakat kini tidak terhalang oleh demografis, budaya dan sebagainya. Media sosial kini tidak hanya sebagai jaringan untuk membuka pertemanan tetapiberkembang menjadi tempat berbagi tidak hanya dalam bentuk teks tetapi juga berupa gambar, musik, video dan layanan yang ditawarkan media sosial saat ini adalah komik.Komik termasuk konten yang mulai memasuki konvergensi media. Komikpada awalnya berbentuk media cetak kini mulai beralih menjadi elektronik dan didistribusikan melalui internet sehingga saat ini internet mengubah sifat industri buku dan mengubah cara penjualan buku. Sebelumnya komik hanyadipublikasikan dalam bentuk cetak berupa buku atau pengisi kolom pada suratkabar dan bentuk lainnya berupa film animasi. Namun seiring denganperkembangan dimana internet sudah menjadi pilihan masyarakat untuk mendapatkan informasi dan hiburan, komik mulai memasuki ranah digital mulaidari komik yang diterbitkan pada situs web, halaman utama mesin pencarian, hingga menjadi sebuah layanan aplikasi media sosial.Komik tidak hanya dapat dinikmati oleh pecinta komik yang mengoleksi buku komik namun juga dapat dibaca oleh khalayak lainnya. aplikasi yang dapat diunduh secara gratis dan pilihan komik dengan beragam genre membuat komikini menjadi menarik. Selain menarik, komik online lebih efisien dan terjangkau.Hanya dengan kuota internet, pembaca dapat menikmati beragam komik dengan genre yang berbeda ketimbang harus membeli komik di toko buku.LINE Webtoon merupakan bagian dari media sosial, pada layanan tersebutterdapat ciri media sosial seperti yang dikemukakan Mayfield(2008) yakni partisipasi, keterbukaan, komunitas dan saling terhubung. Pada LINE Webtoon terdapat partisipasi yaitu pengguna dapat memberikan kontribusi umpan balikpada layanan tersebut, kemudian media sosial ini terbuka untuk feedback danpartisipasi. Pengguna dapat memberikan dukungan dalam bentuk voting,komentar dan berbagi konten yang sifatnya terbuka. LINE Webtoon juga memungkinkan sebuah komunitas terbentuk untuk membagikan konten bagiorang yang memiliki minat yang sama. Dan yang terakhir adalah saling terhubung, yakni media sosial berkembang dengan keterhubungan mereka dengan media sosial lain.Dengan platform digital karya komikus dapat menjangkau banyak pembaca dan segmen pembaca lebih luas membuat minat terhadap komik semakin besar. Segmentasi webtoon cukup luas dilihat dari konten yang disajikan pada LINE Webtoon mulai dari genre yang digemari remaja hingga konten yang bermuatandewasa. Sehingga pembaca yang dijangkau bervariasi mulai dari pelajar, mahasiswa hingga kalangan yang sudah bekerja, minat mahasiswa membacawebtoon didorong oleh cerita yang sesuai dengan segmen usia seperti romance. Mahasiswa termasuk masyarakat yang menggunakan internet dalam porsi yang cukup besar. dalam kegiatan perkuliahan mahasiswa sudah mulai dibiasakandengan teknologi mulai dari pengisian kartu rencana studi, pencarian materitugas, kuis online, dan diskusi. Pemahaman tentang teknologi tersebut tidakhanya dalam dunia perkuliahan saja melainkan karena mahasiswa sudah terbiasa menggunakan internet melalui smartphone masing- masing.Pada webtoon ditampilkan rating komik terfavorit berdasarkan rentang usia, sehingga dapat diketahui bahwa webtoon ternyata menjangkau pembacahingga usia 30 tahun. Dengan ini membuktikan bahwa usia mahasiswa masihtermasuk kedalam kategori segmentasi pembaca webtoon yaitu usia sekitar 18-25 tahun. Terkait hal itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap aplikasi tersebut dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi LINEWebtoon dan keterkaitannya dengan minat membaca komik pada penggunaaplikasi tersebut. Maka timbul keinginan penulis untuk meneliti: “PerananApikasi LINE WebtoonTerhadap Minat baca Komik pada Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta