Minggu kata dari nama buah, lalu orang pertama

Minggu Ke-3Pembukaan selama 30 menit.

Mengucapkansalam.Melakukan doa bersama.Menjalin raport (menanyakan kabar, kelancarankegiatan sekolah yang dilakukan dan lain-lain).Melakukan icebreaking (melakukan permainan “HAKAZU” dimana orang pertama mengucapkansatu suku kata secara spontan dan menunjuk temannya secara acak dan teman yangditunjuk itu harus secara spontan juga mengucapkan suku kata lanjutan sehinggamembentuk kata yang masuk akal. Begitu pula dengan orang terakhir yang mengucapkansuku kata akhir dan terbentuk sebuah kata masuk akal, ia harus mengucapkan sukukata pertama yang baru lalu menunjuk satu temannya secara acak, begituseterusnya. Misalnya, ingin membuat kata dari nama buah, lalu orang pertamamemikirkan kata “semangka”, maka ia harus mengucapkan suku kata pertama “se”lalu menunjuk satu temannya secara spontan, dan temannya tersebut harusmengucapkan suku kata lanjutan agar terbentuk nama buah seperti “mang”, lalu iamenunjuk teman lainnya dan teman lainnya mengucapkan suku kata “ka” makaterbentuk kata “semangka”. Dandialah yang menjadi orang terakhir membentuk satu kata, ia juga yang harusmemulai suku kata lain untuk membentuk kata baru.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

)Kegiatan IntiMembagikan kertas HVSberisi jawaban essay para coachee.Menanyakankembali kepada masing-masing coacheemengenai perkembangan skala yang mereka berikan untuk pertanyaan essay nomor 6(perilaku tak jujur yang paling sering mereka lakukan dan ingindiperbaiki/dikurangi) dan menanyakan alasan mengapa memberikan skala tersebutuntuk saat ini baik skala tersebut meningkat atau menurun.Menanyakan kendalayang dihadapi dan solusi apa yang telah mereka lakukan untuk mengurangi ataumemperbaiki perilaku tak jujur yang paling sering mereka lakukantersebut.Memberikan games kepada paracoachee (games yang diberikan adalah games”betul salah” dimana para coachee dandua orang coach berbaris membentukdua baris/kelompok.

Satu baris/kelompok tersebut harus memegang kedua pundakteman yang ada di depannya.Ketika setiap kali seorang coach mengatakan “benar”, maka satu baris/kelompok harus kompakmelompat maju satu kali.Sebaliknya, ketika coach mengatakan “salah” satu kali,maka satu baris/kelompok harus kompak melompat mundur satu kali.Begituseterusnya, bila coach mengatakan”benar, benar” maka satu baris/kelompok harus melompat maju dua kali karena coach menyebut “benar” dua kali. Bilaada anak yang salah melompat, maka ia akan diberikan satu hukuman dari 7hukuman yang disediakan coach).Menanyakanhikmah yang dapat diambil setelah bermain games.Kegiatan intiselama 80 menitPenutupan memberitahukanbahwa pertemuan ini adalah pertemuan terakhir.Memberikan semangat dan motivasikepada para coachee sertamengingatkan mereka agar terus membiasakan diri berperilaku jujur danmengurangi perilaku tak jujur yang paling sering mereka lakukan seperti yangmereka tulis di essay.

Memberikan kesempatan para  coacheeuntuk memberikan sara dan kesan setelah melakukan coaching. Terakhir mengucapkan salam dan berdoa bersama. A.    Pelaksanaan Minggu pertama berjalan sangat sesuai denganrencana karena kami sudah mempersiapkannya dengan matang. Dimulai dariperkenalan diri para coachee yang berbeda dengan saling memberikan kesempatanagar memahami satu dengan yang lain menjadikan mereka benar-benar menjadi dekatdan games permen bisa ngomong yang mencairkan suasana menjadi tidak canggungdan saling terbuka satu sama yang lain. Cara menjalin rapot seperti sangatefektif untuk membuat kami semua yang awalnya tidak saling mengenal jadimembuka diri untuk kelompok ini. Namun ketika games terlihat ada satu 2 siswayang mencontek dengan cara menanyakan nama yang ada dipermen yang lain.

Padasaat itu siswa yang mencontek salah menjawab dan mendapat hadiah seperti yanglain. dari situ ada kemungkinan tumbuh rasa bahwa hal seperti itu tidak adamenguntungkan.            Selanjutnyakegiatan inti dengan cara memberikan essai tentang kejujuran dan memberikankesempatan mereka untuk memberitahu argument masing-masing. Kemudian hanya ada4 dari 9 orang yang menulis ingin memperbaiki sifat mencontek dari dirinya.Setelah itu kami memberikan tips belajar dan cara mempersiapkan diri untukujian sekolah. Diakhir kami memberikan quote kejujuran yang ditempel dipermen.Hasilnya beberapa orang termotivasi dari permen tersebut sampai masihmenyimpannya sampai sekarang. Tak lupa kami memberi mereka pr menuliskan 30keinginan.

Tujuannya untuk menjadikan keinginan tersebut menjadi motivasimereka tersendiri. Motivasi menjadi orang yang sukses. Dan dipertemuan keduakami menjelaskan ke mereka bahwa itu untuk mengingatkan mereka jujur bisamenjadikan orang sukses. Untuk mereka tetap berprilaku jujur jadi pr tersebut untuk mengingat kembali padakeinginan mereka agar menjadi org sukses.             Minggukedua sesuai dengan rencana namun ada kendala dengan bertambahnya 2 orang padakelompok.

Jadi kami mulai dengan perkenalan 2 siswa yang baru ikut. Dan setelahmereka saling mengenal kami mulai dengan ice breaking TOT. Disini sedikitcanggung karna kehadiran yang baru ikut. Lalu setelah itu kami membagi menjadi2 kelompok karna yang baru masuk harus mengejar ketertinggal coching diawalyaitu dengan memberika essai. Sedangkan kelompok yang sudah dari minggu laluhadir kami tanyakan tentang evaluasi skala yang kemarin ditulis. Hasilnyabeberapa orang mengalami perubahan yang baik namun ada juga yang tetap. Lalusetelah semuanya selesai kami memberikan materi dengan menyetel video yangisinya beberapa prilaku jujur. Harapan kami mereka mempelajari bahwa merekamengerti tentang prilaku jujur dalam sehari-hari yang dipetik hikmahnya darivideo tersebut.

Dan harapan tersebut ternyata mereka terapkan dalam keseharianmereka minggu depan. Itu terdapat dari pengakuan mereka di pertemuan ketiga.            Mingguketiga sesuai rencana. Mulai dari ice breaking yang berjalan lancar dananak-anaknya sangat antusias padahal waktu itu kondisi mereka selesai ujian.

Kendalanya hanya ada 1 anak yang datang ketika sesi games benar-salah yangmenjadikan kami harus menyisihkan waktu pada akhir acara untuk mengevalusiterakhir ke siswa tersebut. Untuk games benar-salah coachee yang melakukankesalahan langsung mengakuinya dan kesalahan serentak satu kelompok juga merekamenerimanya. Kami memberikan hukuman yang random dipilih oleh mereka sendiri.Ternyata hukuman tersebut justru bermakna bagi mereka yang dihukum. Dan diakhirkami sangat senang karena benar-benar menerapkan kejujuran setelah 3 kalipertemuan memberikan materi jujur kepada mereka. Dari jujurnya merekamenghasilkan dampak positif bagi mereka.

Walaupun ada 1 siswa yang tidak berpengaruhmakna jujur dari dalam dirinya.