Peran Statistisi dalam Industri Pengolahan Minyak Bumi Nama

Peran Statistisidalam Industri Pengolahan Minyak Bumi   Nama    : Isnaini Dyah NugrahaniNIM      : M0717050Prodi     : Statistika      FakultasMatematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitasSebelas Maret2017 AbstrakIndustri pengolahan minyak bumi merupakan tonggakkehisdupan bagi beberapa negara.

Dalam pengolahan minyak bumi menggunakanberbagai langkah yan perlu di perhitungkan dan memiliki kaitan yang erat denganstatistika dalam prosesnya. Di Indonesia sendiri produksi minyak terbilang cukupbesar sehingga di dalam sektor tersebut haruslah melakukan banyak pertimbangandengan matang. Pengolahan minyak bumi sendiri tidak bisa dibilang sederhana.Ada berbagai proses yang harus di jalani hingga mendapatkan hasil bahan bakaryang maksimal. Berbagai langkah dan metode tersendiri yang nantinya akanmenghasilkan berbagai produk dari bahan bakar minyak hingga aspal.Peran statistika sendiri sangat besar dalam industriini, mulai dari perkiraan kenaikan dan turunya harga minyak mentah di duniahingga ekspor dan impor harus di perhitungkan dengan matang. Oleh karena itustatistisi haruslah kompeten dalam pelaksaan tugasnya karena bagaimanapun juga Statistisi memegang peran besar dalamindustri ini.Perencanaan harga minyak mentah serta minyak imporakan berdampak besar bagi roda ekonomi masyarakat karena jika meleset akanmenyebabkan kenaikan harga yang cukup signifikan yang nantinya akan menggangguroda ekonomi rakyat yang menyebabkan melambungnya harga-harga kebutuhanmasyarakat.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

        PENDAHULUANA.   LatarBelakangDewasa ini bahan bakar fosilsangatlah penting untuk penggerak kehidupan manusia. Meskipun tidak dapat diperbaharui namun bahan bakar fosil masih terus dieksploitasi dan diprosessehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun menjadi bentui lain untukpenggerak kehidupan. Sumber energi ini semakin hari semakin menipis akan tetapimanusia yang bertambah banyak setiap harinya akan semakin memerlukan energitersebut. Maka dari itu eksplorasi dan eksploitasi besar-besaran dilakukanuntuk dapatv mengimbangi kebutuhan hidup manusia.

Pengolahan minyak mentahsecara menyeluruh dan efektif juga dilakukan guna dapat mengurangi kerugiandari eksplorasi dan eksploitasi tersebut.Minyak mentah (petroleum) merupakancampuran kompleks yang terdapat hidrokarbon dan sedikit sulfur, oksigen, sertanitrogen dan juga mengandung sangat sedikit logam. Minyak bumi (Petroleum)secara alami berbentuk cairan bisa terbakar berwarna kecoklatan hingga hitam.Minyak bumi terdapat pada endapan fosil di dalam bumi. Meskipun begitu prosesterbentuknya minyak bumi sampai sekarang belum diketahui dengan pasti.Minyak bumi tidak bisa langsungdigunakan untuk behan bakar, terdapat proses panjang di dalamnya hingga dapatterbentuk menjadi bahan bakar yang dapat digunakan.Perolehan minyak bumi dengan menggunakan metode konvensional hanya mampumenghasilkan minyak sekitar 30-40% dari kandungan minyak keseluruhan (Geffen,1975 dalam A.D.

Forbes, Microorganism in Oil Recovery In: Harrison et al.(Ed.), Hydrocarbon In Biotechnology; Heyden & Son LTD. The Institute ofPetroleum, London, 1980, p.169-180.).Karena itulah sekarangdigunakan berbagai cara modern untuk mengolah minyak untuk lebih optimalsehingga dapat menghasilkan minyak siap pakai yang lebih optimal yang seluruh perhitungannyadapat diperkirakan dengan ilmu statistika.

                   PEMBAHASANA.   Pengolahan Minyak BumiProses awal pemrosesan minyakbumi yaitu fraksionasi dariminyak mentah dengan menggunakan proses destilasi bertingkat, adapun hasil yangdiperoleh adalah sebagai berikut: Sisayang akan diperoleh adalah:           1. Minyak yang dapat menguap :Minyak-minyak pelumas, lilin, parafin dan vaselin.2. Bahan yang tidak dapat menguap : aspal dan arang minyak bumi. a.      Fraksi GasPengolahan minyak bumi dapat menghasilkan gas alam tapi bukan hanya dariprngolahan minyak bumi, gas alam juga dapat dihasilkan langsung. Gas alamsebagian besar terdiri dari alkana berantai karbon rendah yaitu antara lainmetana, etana, propana, butana dan iso-butana.

Penggunaan gas alam antara lainadalah:1. Bahan bakar rumah tangga atau pabrikGas alam merupakan bahan bakar yang tidak meninggalkan residu dan ramahlingkungan tapi memiliki satu kekurangan yaitu tidak berbau sehingga suliterdeteksi ketika bocor. Oleh karena itu di dalam penggunaannya gas alamdiberikan zat yang dapat memberikan bau agar lebih mudah terdeteksi ketika adakebocoran.  2. Karbon hitam (CarbonBlack)Karbon hitam (Carbonblack) merupakan arang yang terbuat karena pembakaran yang tidak sempurna. Pegunaannya antara lain sebagai :- Bahan dasar dalam pembuatan cat, tinta cetak dan tinta Gina.

– Zat pengisi pada karet Karbon hitam terbuatkarena nyala gas bumi ke sebuah bidangdatar yang didinginkan, arang yang terbentuk kemudian dipisahkan  dan dibagi berdasarkan kehalusannya. 4 atau 4,5%zat penghitam dihasilkan oleh Metana yang mengandung 75% dan sisanya hilangsebagai asap, zat asam arang dan sebagainya. 1.

      Pemrosesan Minyak BumiPada pemrosesan minyak bumi terdapat dua proses utama yaitu:1. Proses pemisahan (separation processes)2. Proses konversi (convertion processes)Proses pengilangan (refines) awal adalah pengubahan komponen minyakmenjadi fraksi-fraksi yang nantinya dapat dijual berupa beberapa tipe daridestilasi. Beberapa proses kimia dan pemanasan akan dilakukan untuk memperbaikikualitas dari produk minyak mentah yang diperoleh. Seperti  pada tahun 1912 permintaan gasolin melebihi cadanganyang tersedia sehingga untuk memenuhi permintaan tersebut maka digunakan proses”pemanasan” dan “tekanan” yang tinggi untuk mengubah fraksiyang tidak diharapkan. Pengubahan molekul besar menjadi molekul yang lebihkecil  dalam range titik didih gasolindisebut cracking.

a.     Proses Pemisahan(Separation Processes)Unit operasi yang digunakan dalam penyulingan minyak sederhanatetapi terdapat ha kompleks didalamnya yaitu interkoneksi dan interaksinya. Proses pemisahan tersebut yaitu :1. DestilasiBensin, kerasin dan minyak gas disuling pada tekanan atmosfer, fraksi-fraksiminyak pelumas dapat mencapai suhu yang lebih tinggi dimana zat-zat hidrokarbonakan terurai di titik suhu antara 375°C -400°C . Oleh karena itu lebih baik minyakpelumas disuling dalam keadaan tekanan yang diturunkan. Pompa vakum (vacumpump) dikgunakan untuk mengurangi tekanan.

 2. Absorpsi Tahap ini merupakan proses untuk memisahkan zat yang bertitik didihtinggi dengan gas. Minyak gas digunakan untuk menyerap gasolin alami darigas-gas basah. Gas nantinya akan dikeluarkan dari tempat penyimpanan gassebagai hasil dari pemanasan matahari yang akan diserap ulang oleh tanaman.Steam stripping akan digunakan sebagai pengabsorpsi hidrokarbon fraksi ringandan memperbaiki kapasitas absorpsi minyak gas.Proses ini dilakukan untuk hal-hal sebagai berikut:- Untuk mendapatkan fraksi gasolin alami yang dapat dicampurkan pada bensin.- Untuk pemisahan gas-gas rekahan dalam suatu fraksi yang sangatringan (misalnya fraksi yang terdiri dari zat hidrogen, metana, etana) danfraksi yang lebih berat yaitu yang mempunyai komponen-komponen yang lebihtinggi.- Untuk menghasilkan bensin yang dapat digunakan dari berbagai gas ampas darisuatu instalasi penghalus.

 3. AdsorpsiMaterial berat gas dapat diperoleh dari proses adsorpsi. Pemakaian adsorpsi pada minyak yang digunakan dalam industriantara lain :- Untuk mendapatkan natural gasoline dari gas-gas bumi, dalam halini arang aktif digunakan .- Untuk menghilangkan bagian yang memberikan warna dan dan menghilangkan halyang tidak dikehendaki dari minyak, tanah liat digunakan untuk menghilangkanwarna dan bauxiet (biji oksida-aluminium).4. FiltrasiDigunakan untuk memindahkan endapan lilin dari lilin yang mengandungdestilat.

Filtrasi dengan tanah liat digunakan untuk decolorisasi fraksi. 5. KristalisasiSebelum di filtrasi lilin harus dikristalisasi supaya menyesuaikanukuran kristal dengan cooling dan stirring. Lilin yang tidak diinginkandipindahkan dan menjadi lilin mikrokristalin yang diperdagangkan.6. EkstraksiPengerjaan ini didasarkan pada pembagian dari suatu bahan tertentudalam dua bagian yang mempunyai sifat dapat larut yang berbeda. b. Proses Konversi (conversion processes)Hampir 70% dari minyak mentah di proses secara konversi di Amerikaserikat, mekanisme yang terjadi berupa pembentukan “ion karbonium” dan”radikal bebas”.

Dibawah ini amerupakan konversi dasar yang penting:1. Cracking atau PyrolisisCracking atau pyirolisis yaitu proses pemecahan molekul-molekul hidrokarbonbesar menjadi molekul-molekul hidrokarbon lebih kecil dengan menggunakan pemanasanatau katalis. Dengan menggunakan pemanasan dan katalis yang cukup makahidrokarbon parafin akan terpecah menjadi dua fragmen atau lebih dan salahsatunya berupa olefin. Semua reaksi pada cracking adalah endotermik danmelibatkan energi yang tinggi.

Proses cracking meliputi:* Proses cracking thermis murniProses ini merupakan proses pemecahan molekul-molekul besar darizat hidrokarbon yang dilakukan pada suhu tinggi yang bekerja pada bahan dasar selamawaktu tertentu. Proses cracking dilakukan untuk menghasilkan fraksi-fraksi bensinyang berat yaitu yang bensin yang memiliki bilangan oktan yang buruk karena bilanganoktan akan meningkat jika titik didihnya menurun. Oleh karena itu pada crackingbensin berat dapat diperoleh suatu perbaikan dalam kualitas bahan pembakarnyayang disebabkan oleh dua hal yaitu:- Menurunnya titik didih rata-rata-Pembentukan alkena Maka bilangan oktan dapat meningkat dengan sangat tinggi, misalnyadari 45-50 hingga 75-80. *Proses cracking thermis dengan katalisatorKarena adanya katalisator maka reaksi cracking dapat terjadi padasuhu yang lebih rendah dan itu akan mempercepat reaksi. Keuntungan adanyaproses thermis dengan katalisator yaitu:- Perbandingan antara bensin terhadap gas sangat baik yang disebabkankarena pendeknya waktu cracking pada suhu yang lebih rendah.- Bensin dihasilkan dengan angka oktan lebih baik. Karena adanya katalisator dapat terjadi proses isomerisasi, dimanaalkena dengan rantai luru akan diubah menjadi hidrokarbon bercabang, selanjtnyaterjadi senyawa aromatik-aromatik dalam fraksi bensin yang lebih tinggi yang akanmempengaruhi bilangan oktan. * Proses cracking dengan chlorida-aluminium (AlCl3) yangbebas airBila minyak dengan kadar aromatik rendah dipanaskan dengan AlCl3 bebas air padasuhu 180-2000C dapat terbentuk bensin dengan keadaan dan waktu tertentu.

Bahanyang tidak mengandung aromatik (misalnya parafin murni) dengan 2 atau 5% AlCl3 akanmerubah sebagian besar bahan tersebut menjadi bensin, bagian lain akan berubahsebagai arang. Pada proses ini bensin yang dihasilkan tidak mengandung alkena tapimasih terdapatbilangan oktan yang cukup tinggi, hal ini dikarenakan  sebagian besar alkena bercabang. Kerugian proses ini antara lain :- Mahal karena AlCl3 yang dipakai akan menyublim dan mengurai.-Terbatasnya bahan-bahan yang dapat dikerjakan.- Banyak sekali gas asam garam maka harus memakai alat-alat yangtahan korosi pada saat reaksi berlangsung. 2. PolimerisasiTerbentuknya polimer antara ikatan molekul serupa yaitu ikatanbersama dari light gasoline.Proses polimerisasi merubah produk samping gas hirokarbon yang dihasilkan padacracking menjadi hidrokarbok liquid yang dapat digunakan sebagai:- Bahan bakar mesin yang memiliki bilangan oktan yang tinggi.

–  Bahan dasar dalam petrokimia.Bahan dasar utama dalam proses polimerisasi yaitu olefin(hidrokarbontidak jenuh) yang dapat diperoleh dari cracking still. Contohnya: Propilen,n-butilen,isobutilen.  3. AlkilasiProses alkilasi adalah proses penggabungan olefin dari aromat atauhidrokarbon parafin.  Proses alkilasi merupakan eksotermik dan pada dasarnya sama denganpolimerisasi, hanya berbeda pada beberapa bagian.

Sebagai hasilnya yaitu produkalkilat yang tidak mengandung olefindan memiliki bilangan oktan yang tinggi. Metode ini berdasarkan padareaktifitas dari karbon tersier dari isobutan dengan olefin, seperti propilen,butilen dan amilen. 4.     HidrogenasiProses ini adalah proses penambahan hidrogen pada olefin. Katalishidrogen merupakanlogam yang dipilih tergantung pada senyawa yang akan direduksi dan pada kondisi hidrogenasi, misalnya Pt, Pd, Ni, dan Cu. Disamping sebagai penjenuh ikatan ganda, hidrogenasi juga digunakandalam mengeliminasi elemen-elemen lain dari molekul, elemen ini termasukoksigen, nitrogen, halogen dan sulfur.5.      HydrocrackingProses hydrocracking adalah proses penambahan hidrogen padaprosescracking.

 6.     IsomerisasiProses isomerisasi dapat merubah struktur dari atom dalam molekul tanpa adanyaperubahan nomor atom. Proses ini menjadi penting karena akan menghasilkan iso-butana yang dibutuhkan dalammembuat alkilat sebagai dasar gasoline penerbangan.7. Reforming atau AromatisasiReforming merupakan proses konversi dari naptha supaya dapat diperolehproduk yang memiliki bilangan oktan yang tinggi, dalam proses ini biasanyamenggunakan katalis rhenium, platinum dan chromium.   B.     Peran Statistisi dalam Industri Pengolahan MinyakBumiDalam industripengolahan minyak bumi statistika berperan penting di dalamnya. Banyak hal yangdapat di perkirakan dengan cara perhitungan dengan statistika.

Peran ststistisisangatlah dibutuhkan dalam bidang ini yang nantinya akan menghitung keakuratanperkiraan jangka panjang dan jangka pendek. Dalam hal ini banyak hal yangdiperhitungkan oleh statistisi dalam produksi minyak mentah antara lain:1.      Perkiraan harga minyak mentah di dunia.Statistisi akan memperkirakan harga kedepan minyakmentah bumi dengna melihat permintaan pasar dan persedian yang ada. Denganadanya perkiraan tersebut maka perusahaan akan mengambil langkah lebih awaldalam menentukan bagaimana langkah selanjutnya supaya tidak menerima kerugianyang besar dan dapat mendapat keuntungan yang banyak.         2.

     Memperkirakan peyimpanan dalam jangka panjang dan jangka pendek.Statistisi bertugas memperkirakanwaktu penyimpanan yang tepat sehingga tidak menumpuk di satu waktu sehinggaterdapat keadaan bahan bakar melimpah sehingga harga akan jatuh maupun mencegahkelangkaan yang membuat harga melambung terlalu tinggi.  3.

     Memperkirakanbiaya produksi hingga keuntungan.Biaya produksi yang dimaksud adalah perkiraan bahanmentah hingga tenaga kerja yang digunakan sehingga tidak berlebihan ataukekurangan di satu waktu dan tidak merugikan. Kemungkin kecelakaan kerja yangterjadi jugalah diperlukan sehingga dapat melakukan berbagai pencegahan yangakan mengurangi berbagai biaya lagi kedepannya. 4.     Memperkirakankebutuhan impor dan ekspor.Kebutuhan impor dan ekspor haruslah direncanakandengan matang sehingga tidak mengakibatkan kekurangan bahan maupun kelebihanyang menyebabkan berubahnya harga minyak dalam neeri maupun minyak dunia.               PENUTUPDikarenaknabanyaknya hal yang berhubungan dengan statistika daklam bidang industripengolahan minyak bumi maka Statistisi merupakan salah satu ahli yang diperlukan di bidang ini.

Dalam dunia industri ilmu Kimia dan Statistika sangatberkaitan, misal dalam industri pengolahan minyak bumi ini ilmu statistikadapat menentukaan berapa banyak waktu yang diperlukan dalam proses kimiapengolahan minyak bumi sehingga kesalahan produksi serta waktu distribusiproduk tidak akan terganggu.Perencanaanharga minyak mentah serta minyak impor akan berdampak besar bagi roda ekonomimasyarakat karena jika meleset akan menyebabkan kenaikan harga yang cukupsignifikan yang nantinya akan mengganggu roda ekonomi rakyat yang menyebabkanmelambungnya harga-harga kebutuhan masyarakat, karena itulalh kita tidak bolehmeremehkan bidang ini. Meskipunstatistisi masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan pengolahan minyakbumi dianggap kurang penting untuk dipelajari namun kedua bidang ini merupakansalah satu penggerak roda ekonomi terbesar yang sekarang ini ada.

         Daftar PustakaA.D.Forbes, Microorganism in Oil Recovery In: Harrison et al. (Ed.), Hydrocarbon InBiotechnology; Heyden & Son LTD. The Institute of Petroleum, London, 1980,p.

169-180.Direktorat JenderalMinyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Statistik Minyak dan Gas Bumi 2016.

Diaksesdi http://statistik.migas.esdm.go.id/index.php?r=publikasi/buku(29 November 2017)Zuhra, Cut Fatimah.

2003. PENYULINGAN, PEMROSESAN DAN PENGGUNAANMINYAK BUMI.Diambil dari http://library.usu.ac.id/download/fmipa/kimia-fatimah2.pdf (23November 2017)